Minggu, 18 Januari 2015

Panduan Menjaga Kebersihan Sikat Gigi Anda

Menurut peneliti dari University of Manchester di Inggris, sikat gigi Anda adalah rumah dari 100 juta bakteri termasuk diantaranya bakteri E. coli dan staphylococci. Memang terdengar sangat kotor, namun Anda tidak perlu khawatir menjadi sakit karena pengaruh sikat gigi Anda karena masih ada sistem imun tubuh untuk melawan kuman pembawa penyakit. Dan tentu saja, ada langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan sikat gigi, karena kita tidak pernah tahu kapan ada gangguan pada sistem pertahanan tubuh kita.


Berikut ini adalah panduan bagaimana cara menjaga kebersihan sikat gigi untuk meminimalisir jumlah kuman yang hinggap pada sikat gigi Anda.


1. Jauhkan sikat gigi dari toilet Sangat penting bagaimana Anda menyimpan sikat gigi di kamar mandi Anda. Pada kebanyakan kamar mandi, toilet diletakkan sangat dekat dengan wastafel yang merupakan tempat kebanyakan orang meletakkan sikat giginya.

Setiap Anda menyiram toilet, bakteri pada toilet dilepaskan ke udara. Dan Anda tidak akan mau kalau bakteri ini hinggap pada sikat gigi Anda.

Jadi, sebaiknya jangan simpan sikat gigi pada wastafel yang dekat dengan toilet. Atau paling tidak, pasanglah sebuah lemari kecil di kamar mandi Anda untuk menyimpan sikat gigi dan perlengkapan mandi lainnya. Dan pastikan selalu menutupi tutup toilet ketika Anda sedang menyiram toilet.


2. Bilas dengan bersih sikat gigi Anda menggunakan air setiap Anda menyikat gigi.


3. Biarkan sikat gigi Anda untuk mengering setiap selesai digunakan. Jangan gunakan penutup kepala sikat yang akan menyebabkan bulu sikat menjadi lembab. Bulu sikat yang lembab akan menjadi tempat yang bagus bagi kuman untuk berkembang biak.


4. Letakkan sikat gigi Anda dalam posisi berdiri, bukan dengan posisi tidur.


5. Jangan pernah gunakan sikat gigi orang lain, dan jangan biarkan orang lain menggunakan sikat gigi Anda.


6. Jangan simpan sikat gigi dengan posisi bulu sikat bersentuhan dengan bulu sikat gigi lain. Hal ini juga dapat memindahkan kuman yang ada pada masing-masing sikat gigi.


7. Selalu ganti sikat gigi Anda setiap 3 atau 4 bulan sekali. Apabila bulu sikat sudah rusak sebelum batas waktu tersebut, atau apabila Anda terserang sakit dan sistem pertahanan tubuh Anda berkurang, maka Anda dianjurkan untuk lebih sering lagi mengganti sikat gigi Anda. Dan terkadang, kita juga perlu lebih sering mengganti sikat gigi anak-anak daripada sikat gigi orang dewasa.


Medicine Net: The Ugly Truth About Your Toothbrush


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

3 komentar:

  1. I certainly agree to some points that you have discussed on this post. I appreciate that you have shared some reliable tips on this review.

    BalasHapus
  2. Blogging is the new poetry. I find it wonderful and amazing in many ways.

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut: