Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Kamis, 11 Oktober 2012

Hindari Kepikunan Dengan Menjaga Fungsi Pengunyahan

Dementia
livingwellah.com
Orang yang dapat menjaga fungsi pengunyahannya maka kemungkinannya untuk terhindar dari kondisi kepikunan atau istilahnya dementia akan lebih baik. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti di Department of Odontology and the Aging Research Center di Karolinska Institutet dan di Karlstad University.

Semakin lanjut usia kita, maka semakin besar pula kemungkinan kita untuk kehilangan fungsi kognitif, seperti kemampuan untuk memecahkan masalah, membuat keputusan, dan mengingat sesuatu.

Beberapa penelitian terdahulu telah mengungkap beberapa faktor yang berkontribusi terhadap risiko kita untuk menderita dementia. Beberapa penelitian tersebut ada yang menghubungkan antara kondisi kehilangan gigi dengan semakin cepatnya kehilangan fungsi kognitif pada seorang yang berujung kepada kondisi pikun atau dementia.

Penelitian juga mengungkapkan bahwa semakin banyak kita mengunyah pada usia berapa pun, maka kita akan semakin pintar. Seperti diungkapkan oleh sebuah penelitian di Bayor College of Medicine yang menemukan bahwa pada mahasiswa yang sering mengunyah permen karet, maka kemampuan matematikanya cenderung lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana kondisi kehilangan gigi dapat meningkatkan risiko kepikunan atau dementia?

Aktivitas mengunyah dapat meningkatkan suplai darah ke otak. Orang yang hanya memiliki sedikit gigi, atau bahkan tidak memiliki gigi sama sekali akan cenderung lebih sedikit mengunyah sehingga suplai darah ke otak tidak terlalu banyak. Hipotesisnya adalah dengan berkurangnya suplai darah ke otak maka risiko pikun atau dementia juga akan meningkat. Dan tim peneliti dari Swedia-lah yang berhasil membuktikan hipotesis ini dalam penelitiannya, bahkan setelah mereka ikut memperhitungkan faktor penyerta seperti pendidikan, kesehatan mental, jenis kelamin dan usia.

Para peneliti pun menyimpulkan bahwa selama orang lansia masih dapat mengunyah, baik itu menggunakan gigi asli maupun gigi tiruan, maka fungsi kognitifnya tidak akan mengalami penurunan yang terlalu signifikan.

Dari penelitian inilah terungkap lagi peran penting gigi kita dalam menjaga kesehatan, yang sebenarnya gigi ini dapat kita pelihara dan pertahankan hanya dengan memelihara kebersihannya secara rutin. Sumber masalah utama di rongga mulut adalah kebersihannya yang kurang terjaga yang bisa menimbulkan masalah seperti gigi berlubang dan radang gusi yang bisa berujung dengan dicabutnya gigi yang sudah rusak dan tidak dapat dipertahankan lagi.


Medical News Today: Chewing Ability Linked To Lower Dementia Risk

Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama