Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 25 Agustus 2012

Konsultasi Kesehatan 25 Agustus 2012

Pertanyaan:
Dokter yang terhormat.
saya mempunyai masalah pada gigi saya, tepatnya pada gigi kiri bagian bawah. Awalnya berlubang dan terasa sakit sekali setelah beberapa hari gusi saya juga ikut bengkak dan keluar nanah, saya berobat didokter dan diberi obat dengan jenis metronidazole dan pada akhirnya sembuh dan tidak terasa sakit lagi, namun yang menjadi ketakutan saya, gusi tidak ikuit sembuh malah semakin parah, tiap saya makan (karena gigi yang sakit untuk mengunyah) dibagian gusi luar tepat dibawah gigi yang berlubang itu agak ada benjolan kecil dan terlihat ada nanah didalamnya. sampe sekarang pun masih, setelah beberapa bulan belum sembuh juga. tolong solusinya dok, apa nama penyakit saya ini ? dan seberapa bahayakah ? dan bagaimana perawatannya ?
terimakasih.
hormat saya

Devi, 19 Tahun, Yogyakarta.



Jawaban:
Mbak Devi yang baik,
Kondisi gigi yang Mbak alami kami sebut dengan istilah abses periapikal, yaitu terbentuknya jaringan abses atau nanah akibat gigi berlubang yang tidak dirawat.

Gigi yang sudah berlubang dan tidak dirawat akan menjadi jalan masuk bakteri rongga mulut ke dalam gusi di bawahnya. Bakteri ini akan menimbulkan iritasi yang selanjutnya akan memicu proses peradangan. Nanah atau abses merupakan produk akhir dari aktivitas perlawanan kekebalan tubuh kita terhadap kuman. Apabila jumlah nanah yang terbentuk sudah cukup banyak, maka dia akan mencari jalan keluar, seperti keluar dari gusi atau malah menyebar dan menimbulkan infeksi ke daerah lain di sekitarnya.

Obat yang diberikan dokter hanyalah bersifat sementara untuk meredakan infeksi sebelum dilakukan perawatan lebih lanjut lagi. Apabila hanya minum obat dan tidak dilakukan perawatan terhadap gigi, tentu gejala dan tanda infeksi seperti gigi yang sakit, timbulnya nanah, akan muncul kembali. Karena bakteri lain yang ada di rongga mulut tetap akan bisa masuk ke dalam gusi melalui gigi yang berlubang dan tidak dirawat tersebut.

Solusinya, gigi yang berlubang tersebut harus ditutup dengan tambalan agar tidak menjadi jalan masuk bakteri. Sebelum ditutup, gigi harus dilakukan perawatan saluran akan terlebih dahulu agar kuman yang tersisa di dalamnya tidak ada lagi. Alternatif lain, gigi yang berlubang tersebut dapat dicabut sehingga tidak lagi menjadi jalan masuk bakteri ke dalam gusi. Pilihan yang terbaik adalah penambalan dan perawatan saluran akar. Namun, apabila tidak memungkinkan untuk dilakukan maka terpaksa dilakukan pencabutan. Silahkan diskusikan langsung dengan dokter gigi mengenai pilihan perawatan yang terbaik dan sesuai dengan kondisi Mbak Devi saat ini.

Terima Kasih : )

Catatan: Pertanyaan yang tidak kami tampilkan di sini akan kami jawab langsung melalui email Anda.



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

5 komentar:

  1. Dear Drg.Gilang yang baik,

    Bagaimana cara merawat gigi supaya tidak cepat berlubang atau rusak terutama anak2 dalam masa tumbuh dan dalam usia berapa gigi anak sdh tidak tumbuh lagi
    Apakah makan panas kemudian minum es bisa membuat gigi cepat rapuh ?
    Terima kasih saya tggu jawabannya

    salam
    Fitri Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Fitri,
      sebenarnya kunci utama memiliki gigi yang sehat adalah menjaga kebersihannya. pastikan sejam atau setengah jam sebelum tidur anak sudah menyikat gigi, karena kalau terlalu dekat waktu tidur biasanya anak sudah malas. dan pastikan juga, setelah menyikat gigi anak tidak makan apa pun, hanya boleh minum air putih.

      Selain itu, jangan biasakan anak mengemil di luar jam makan. Berikan makanan camilan dekat dengan jam makan pagi, siang, sore atau malam. Selain menjaga kesehatan gigi, hal ini juga untuk menghindari kondisi obesitas pada anak.

      Bila perlu, ada perawatan topikal fluor untuk mencegah gigi berlubang. Silakan konsultasi langsung dengan dokter gigi keluarga untuk mengetahui apakah anak memerlukannya. Karena tidak semua perlu perawatan ini.

      Kalau waktu terakhir tumbuh gigi, pada usia 18 ke atas pun masih ada gigi yang tumbuh, namun bukan untuk menggantikan gigi susunya. Gigi susu sendiri, terakhir lepas pada usia 13-14 tahun. Selanjutnya, apabila ada gigi yang berlubang tidak akan digantikan lagi. Satu gigi susu hanya digantikan satu gigi tetap. Jadi kalau gigi tetap berlubang, harus ditambal karena tidak akan ada gantinya lagi walaupun usianya masih anak-anak.

      Perubahan suhu yang mendadak dapat menimbulkan retakan kecil yang kadang tidak terlihat oleh mata. Retakan ini sering kali berlanjut menjadi lubang apabila kebersihannya tidak dijaga. Gigi rapuh sendiri lebih sering disebabkan karena lubang gigi yang sudah mencapai pulpa gigi, lalu terjadi kematian jaringan pulpa. Jaringan pulpa yang mati ini tidak akan bisa memberikan suplai makanan dari darah, sehingga gigi menjadi rapuh.

      Hapus
    2. Dear Drg.Gilang yang baik,

      Terima kasih atas quick respondnya sangat bermanfaat buat kami semoga Tuhan membalas budi baik dokter Amin.
      Sukses selalu

      salam
      Fitri Surabaya

      Hapus
  2. untuk drg. Gilang yang terhormat,

    saya ingin menanyakan tntang kondisi gusi saya. Pada geraham saya sudah brlubang sejak kecil dan Kini usia saya 19 thn. Di dkat gigi yang berlubang terdapat benjolan skitar 3 mm yg bernanah. Sy pkir smula ini adalah kanker, tpi stelah mbaca beberapa literatur sy menyimpulkan bhwa ini adalah fistula. Tpi skarang di dasar mulut ( bukan di bwah lidah / di lidah) terdapat sebuah urat yg agak timbul ( tdak bgtu bsar) dan bernanah skitar 1 mm. Dan slma ini sy blum brknsultasi dg dokter gigi.
    Mhon pnjelasannya. Apakah nama pnykit sya ini? Lalu berbhaya atau tdak klau mcbut gigi?

    Dari arif di magetan

    BalasHapus
  3. halo arif,
    kemungkinan besar kondisi ini adalah abses, yaitu terbentuknya pus atau nanah akibat infeksi dari bakteri.
    dan kemungkinan besar asalnya adalah dari gigi yang berlubang tesebut. gigi yang berlubang merupakan gerbang masuk bagi bakteri infeksius di dalam mulut untuk masuk ke jaringan di sekitar gigi.

    apabila kondisi ini belum terlalu parah, yaitu abses masih hanya ada di sekitar akar gigi, dan mahkota gigi yang tersisa masih cukup untuk ditambal, maka gigi tersebut dapat dipertahankan.

    namun, apabila infeksi sudah menyebar ke daerah lain di sekitar gigi, biasanya gigi tersebut harus dicabut.

    dari cerita arif, tampaknya kondisi abses sudah agak parah. biasanya tindakan yang dilakukan adalah pembuatan jalan keluar bagi nanah, pencabutan gigi, dan pemberian antibiotik dan obat penyerta lainnya.

    segera hubungi dokter gigi terdekat ya. :)

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama