Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Minggu, 20 November 2011

Akuratkah Dental Radiograf Bila Dikompresi Dalam Format JPEG?

dental radiography röentgen

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompresi gambar radiografi dental ke format JPEG terhadap keakuratan diagnosis dari gambaran periapikal dalam mendeteksi adanya fraktur akar. Bagaimanakah hasilnya? Masih akuratkah gambar radiografi yang sudah dikompresi dalam format JPEG?

Kemampuan sebuah gambar radiografi dental digital untuk memberikan informasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk salah satunya yang penting adalah resolusi dari file gambar tersebut.

Proses kompresi dari gambar radiografi digital yang dapat mengurangi resolusi dan ukuran dari file gambar terkadang perlu dilakukan misalnya untuk memudahkan pengiriman file gambar melalui media internet, ataupun untuk menghemat penggunaan kapasitas harddisk komputer.

Namun, apakah proses kompresi ini akan memengaruhi keakuratan gambar dalam membantu proses diagnosis? Maka dilakukanlah penelitian untuk mengevaluasi pengaruh kompresi gambar dengan format JPEG (Joint Photography Experts Group) terhadap kemampuan diagnostik dari gambaran periapikal untuk mendeteksi fraktur akar.

10 mandibula manusia kering dengan 151 gigi digunakan dalam penelitian ini. Mandibula di-röentgen menggunakan district digital imaging sensor menggunakan teknik paralel.

Gambaran fraktur akar yang ditemukan dari hasil röentgen disimpan 1 buah dalam format utuh, 1 buah dalam format TIFF ukuran besar yang tidak dikompresi (ukuran 1,77 MB), dan 2 buah dalam format JPEG yang dikompresi dengan ukuran medium (453 Kb) dan ukuran kecil (95 Kb). Selanjutnya dilakukan analisis ROC dan ANOVA untuk menbandingkan performa dari 4 jenis gambar tersebut dalam memberikan gambaran fraktur akar.

Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dari keempat jenis format gambar tersebut dalam mendeteksi fraktur akar. Sehingga dapat dikatakan bahwa kompresi gambar radiografi dengan format JPEG dalam ukuran yang kecil sekalipun tidak akan menurunkan kemampuan gambar tersebut dalam membantu proses diagnosis. Ukuran file gambar yang kecil ini tentunya akan bermanfaat terhadap masalah penyimpanan data dan proses konsultasi radiografi secara online.

Journal of Dental Traumatology: Effect of JPEG compression on the diagnostic accuracy of periapical images in the detection of root fracture.





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama