Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Minggu, 14 Agustus 2011

9 Tanda Pendengaran Telah Terganggu

G
angguan pendengaran saat ini tidak hanya identik dialami oleh mereka yang berusia lanjut. Sebagai contoh di Amerika saja ditemukan fakta bahwa satu dari lima remaja di sana telah mengalami penurunan kemampuan mendengar. Bagaimana cara mudah mengetahui adanya gangguan pendengaran? Berikut ini adalah sembilan tanda sehari-hari yang dapat dimiliki oleh orang yang mengalami gangguan pendengaran.

1. Merasa tegang dan tidak nyaman saat mengobrol.
Mengobrol seharusnya dapat dilakukan dengan santai. Namun, bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran yang ada hanya ketegangan. Penderitanya akan merasa kesulitan untuk mengikuti suatu obrolan.

2. Keluarga Anda mengeluh dengan volume suara tv yang terlalu keras.
Penderita gangguan pendengaran membutuhkan tingkat volume suara yang tinggi ketika mendengarkan perangkat seperti tv, radio, dan semacamnya. Hal ini tentu membuat orang-orang di sekitarnya seperti keluarga atau mungkin tetangga merasa sangat terganggu.

3. Sulit berbicara melalui telepon.
Biasanya orang yang memiliki gangguan pendengaran akan berteriak dengan keras ketika berbicara melalui telepon. Bahkan kalau sangat parah, mereka akan sama sekali tidak dapat melakukan percakapan melalui telepon karena mereka hanya dapat mengandalkan gerak bibir orang lain untuk dapat menangkap ucapannya.

4. Telinga berdengung.
Walaupun bukan selalu menjadi pertanda adanya hilang pendengaran, gejala telinga yang terasa mendengarkan dengungan (dikenal dengan istilah tinitus) juga merupakan suatu hal yang perlu diperiksakan. Tinitus paling sering disebabkan oleh adanya penurunan kemampuan mendengar, dan dia merupakan tanda awal yang paling umum adanya sesuatu yang tidak beres dengan telinga kita.

5. Menghindar dari interaksi sosial.
Dibutuhkan adanya paling sedikit 2 orang untuk terjadi suatu komunikasi. Ketika komunikasi menjadi suatu perjuangan berat bagi seseorang akibat adanya gangguan pendengaran, maka reaksi alami yang dapat dilakukan oleh orang tersebut adalah menghindar. Dia akan mulai mengisolasi dirinya dari kehidupan sosial agar terhindar dari rasa malu akibat kemampuan mendengarnya yang berkurang.

6. Sulit berbicara di keramaian.
Orang yang mengalami gangguan pendengaran akan merasa sangat kesulitan berkomunikasi di tengah keramaian. Bagi mereka, tempat dengan banyak sumber suara seperti restoran ataupun acara pesta bukanlah tempat yang menyenangkan lagi.

7. Salah mengerti perkataan orang lain.
Apabila Anda kesulitan mendengar sehingga ada beberapa kata yang hilang karena tidak jelas terdengar, maka Anda akan mencoba menebak-nebak sendiri apa saja kata yang hilang tersebut. Akibatnya hal ini akan menimbulkan situasi yang tidak nyaman atau memalukan, baik bagi penderita maupun bagi lawan bicaranya.

8. Kesulitan untuk memahami ucapan wanita atau anak-anak.
Gangguan pendengaran biasanya akan berdampak pertama kali kepada kemampuan mendengar frekuensi tinggi. Penderita akan lebih menyukai berbicara dengan laki-laki dan akan sering mengeluh ketika berbicara dengan wanita ataupun anak-anak.

9. Sering meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya.
Tidak masalah apabila Anda hanya sekali dua kali meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya. Namun, apabila dilakukan setiap satu kalimat selesai diucapkan, tentunya akan menimbulkan ketidak-nyamanan dalam berkomunikasi.

MSNBC: Huh? 9 signs that your hearing loss is a problem





Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.

Kembali ke halaman utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama