Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Jumat, 28 Januari 2011

Konsultasi Kesehatan 28 Januari 2011

Pertanyaan 1:
gigi saya bisa dibilang sudah mati dan terkadang nanah...kalau gigi dicabut apakah gusi akan bolong seperti goa...ato bisa nutup sendiri...kalau ditanam gigi palsu..bisa seperti aslinya tidak ya...saya menyesal tidak periksa gigi sejak dulu....


iksan jaid saputra, 19, klaten


Jawaban:

Apabila gigi dicabut, tentu saja akan meninggalkan lubang pada gusi. Namun, lubang bekas pencabutan tersebut lama-kelamaan akan menutup dengan sendirinya.

Jika gigi palsu yang dimaksud adalah berupa implan gigi, maka implan gigi tersebut akan terlihat seperti gigi aslinya. Namun, tentu saja perawatan implan gigi akan membutuhkan biaya yang relatif mahal dibandingkan pembuatan gigi palsu tipe yang lain.

Tipe lain dari gigi palsu ada yang berupa gigi palsu lepasan (dapat dilepas pasang sendiri), ada pula yang berupa gigi palsu cekat (yang dilekatkan permanen pada gigi-gigi sebelahnya).

Untuk lebih jelasnya mengenai gigi palsu ini dan gambar-gambarnya, dapat dilihat di buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut" yang diterbitkan oleh penerbit buku anak muda "Bukune". Dapatkan di toko buku terdekat ya. : )


Pertanyaan 2:
dulu gigi saya pernah sakit karena giginya berlubang, sakitnya minta ampun deh padahal lubangnya cuman sedikit, tp sama mama di kasih obat sakit gigi yg merknya kl ga salah obat cap kakak tua, obat itu aromanya ga banget deh, setelah beberapa hari sakitnya ilang tapi malah lama kelamaan gigiku makin keropos, terus berlubangnya gede bgt, sampe akhirnya gigiku patah. saya penasaran sama gigi saya, pas saya liat dikaca ternyata gigi saya lubangnya udh dalem bgt truz warnanya udh hitam gitu, kaya'a udh sampe akar2nya tp ga terasa sakit sama sekali, truz akhir2 ini saya suka rasa nyeri di kepala. saya mau tanya itu kenapa ya? apakah hal tersebut sgt berbahaya? kl ia saya minta saran donk apa jln terbaik yg harus saya lakukan di cabut atw di apaain?, karena kl saya k dokter gigi saya malu+takut, minta referensi dokter gigi jg donk..
terimakasih sebelumnya, tlg d jawab ya..


rizki, 21, jakarta


Jawaban:
Gigi tersebut tampaknya sudah non-vital alias sudah mati. Namun, gigi yang sudah non vital tetap masih dapat dirawat dan dipertahankan asal jaringan mahkota gigi yang masih tersisa cukup untuk dibuatkan tambalan, atau paling tidak kondisi akarnya masih bagus. Nanti, dokternya yang akan menetapkan apakah giginya masih dapat dirawat atau perlu dicabut.

Namun, tetap saja keputusan gigi akan dicabut ataupun dipertahankan ada di tangan pasien. Pasienlah yang menentukan setelah mempertimbangkan biaya, waktu, dan keuntungan yang diperoleh dari perawatan.

Tidak perlu takut dan malu kok. Karena dokter gigi sering sekali mendapat kasus-kasus seperti ini. Untuk referensi dokter gigi, kami tidak bisa memberikan karena berkaitan dengan masalah etik profesi. Silahkan tanya ke kerabat atau teman, dimana dokter gigi favorit mereka.



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama