Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Jumat, 29 Oktober 2010

Tingkat Keberhasilan Bayi Tabung Tidak Akan Lebih Baik Setelah Usaha Ketiga

egg sperm in vitro fertilization
Bagi pasangan yang kesulitan dalam mendapatkan keturunan, program bayi tabung atau IVF (In Vitro Fertilization) bisa menjadi pilihan. Tentunya dengan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda bagi setiap orang.

Setiap usaha, jika dilakukan tanpa menyerah biasanya akan memberikan hasil yang jauh lebih baik. Namun, untuk kasus bayi tabung, peneliti memiliki pendapat lain.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa dalam percobaan pertama bayi tabung, 1 dari 3 wanita berhasil mendapatkan keturunan. Apabila percobaan pertama gagal, tingkat keberhasilan di percobaan kedua meningkat menjadi 1 dari 2 orang wanita.

Namun, jika masih gagal, percobaan ketiga tampaknya tidak akan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih baik.

Barbara Luke dari Michigan State University mengatakan janganlah menyerah pada percobaan pertama jika belum berhasil. Tingkat keberhasilan Anda memiliki keturunan akan meningkat pada usaha kedua dari program bayi tabung ini. Namun, jika sudah tiga kali mencoba dan tetap tidak berhasil, maka kemungkinan tingkat keberhasilan akan hampir sama saja pada usaha selanjutnya.

Dalam penelitian yang dilakukan dari tahun 2004 sampai 2008 itu, ditemukan tingkat keberhasilan menghasilkan keturunan pada percobaan pertama adalah 36%, lalu meningkat cukup tinggi menjadi 48% pada percobaan kedua, dan hanya meningkat menjadi 53% pada percobaan ketiga. Sedangkan, wanita yang mencoba sampai 7 kali atau lebih, hanya memiliki tingkat keberhasilan sebesar 56%, tidak terlalu berbeda jauh dengan usahanya yang ketiga.

Namun, bukan berarti Anda harus menyerah, masih ada usaha-usaha lain diantaranya menggunakan donor sel telur, ataupun surrogate mother.

Program bayi tabung atau in vitro fertilization merupakan usaha pembuahan sel telur yang dilakukan di luar tubuh sang ibu. Dimana sel telur dari ibu dan sel sperma dari ayah dicampur dalam suatu cawan laboratorium. Sel telur yang sudah terbuahi menjadi embrio lalu dimasukan kembali ke dalam rahim ibu agar dapat tumbuh berkembang normal.


Associated Press: More not always better with in vitro fertilization





Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

3 komentar:

  1. n mahal pula perawatan ini..

    BalasHapus
  2. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku :
    http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama