Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Rabu, 04 Agustus 2010

Info Seminar Kedokteran Gigi: Dentafair 2010


BEM FKG UI akan mengadakan seminar kedokteran gigi:
Dentafair 2010
4th Dentistry Scientific Meeting
"Aesthetic Dentistry in Dental Practices
Tanggal 7-8 Agustus 2010
Menara Hijau lantai 2, Jln MT. Haryono kavling 33 Jakarta 12770.

Seminar 5 SKP, Hands On 3 SKP

Harga tiket
Sebelum seminar:
Mahasiswa: Rp. 200.000,00
Dokter gigi: Rp: 300.000,00

Saat seminar:
Mahasiswa: Rp. 250.000,00
Dokter gigi: Rp: 350.000,00

Hands on: Rp. 180.000,00

Harga termasuk: goody bag, coffee break, lunch, certificate.


Nomor kontak:
Felix: 081316387239
Oca: 085781781722
Sonia: 081808221285


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

2 komentar:

  1. kalo bisa yang diseminarin bgm biaya berobat ke dokter gigi lebih murah ,,, gak spt sekarang mahal dan datangnya hrs ber ulang ulang

    BalasHapus
  2. GigiSehatBadanSehat6 Agustus 2010 16.53

    @anonim:
    biaya dokter gigi mahal? coba sekali-kali anonim berobat gigi ke puskesmas atau rumah sakit pendidikan...tanya-tanya deh harganya...jauh lebih murah dibanding dengan dokter gigi pribadi..
    karena memang puskesmas itu ada untuk masyarakat dari kelas bawah, sampai kelas atas kalo memang mereka mau yg biayanya murah.

    datangnya harus berulang2? beberapa perawatan gigi memang perlu dilakukan melalui beberapa kunjungan, misal perawatan saluran akar. sudah begitu ketentuannya menurut ilmu pengetahuan yang ada.

    justru kalau perawatan tersebut hanya dilakukan satu kali kunjungan, maka dokter tersebut dapat dikatakan malpraktik dan bisa dituntut oleh pasien, karena telah melanggar standar operasional yang telah ditetapkan.

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama