Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Selasa, 06 April 2010

Panduan Analsis Sefalometri

gambar analisis sefalometri
Analisis sefalometri diperlukan oleh klinisi untuk memperhitungkan hubungan fasial dan dental dari pasien dan membandingkannya dengan morfologi fasial dan dental yang normal. Analisis ini akan membantu klinisi dalam perawatan ortodontik ketika membuat diagnosis dan rencana perawatan, serta melihat perubahan-perubahan selama perawatan dan setelah perawatan ortodontik selesai. Berikut ini adalah panduan untuk melakukan analisis sefalometri berikut tabel yang memperlihatkan hubungan fasial dan dental yang normal (klik gambar untuk memperbesar ukuran gambar).


Titik-titik Jaringan Keras:
  1. Sella (S): terletak di tengah dari outline fossa pituitary (sella turcica)
  2. Nasion (N): terletak di bagian paling inferior dan paing anterior dari tulang frontal, berdekatan dengan sutura frontonasalis.
  3. Orbitale (Or): terletak pada titik paling inferior dari outline tulang orbital. Sering pada gambaran radiografi terlihat outline tulang orbital kanan dan kiri. Untuk itu maka titik orbitale dibuat di pertengahan dari titik orbitale kanan dan kiri.
  4. Titik A (A): terletak pada bagian paling posterior dari bagian depan tulang maksila. Biasanya dekat dengan apeks akar gigi insisif sentral atas.
  5. Titik B (B): terletak pada titik paling posterior dari batas anterior mandibula, biasanya dekat dengan apeks akar gigi insisif sentral bawah.
  6. Pogonion (Pog): terletak pada bagian paling anterior dari dagu.
  7. Gnathion (Gn): terletak pada outline dagu di pertengahan antara titik pogonion dan menton.
  8. Menton (Me): terletak bagian paling inferior dari dagu.
  9. Articulare (Ar): terletak pada pertemuan batas inferior dari basis kranii dan permukaan posterior dari kondilus mandibula.
  10. Gonion (Go): terletak pada pertengahan dari sudut mandibula.
  11. Porion (Po): terletak pada bagian paling superior dari ear rod (pada batas superior dari meatus auditory external).
gambar analisis sefalometri

Titik-titik Jaringan Lunak
  1. Soft tissue glabella (G'): titik paling anterior dari bidang midsagital dari dahi.
  2. Pronasale (Pr): titik paling depan dari ujung hidung.
  3. Labrale superius (Ls): titik tengah di pinggir superior dari bibir atas.
  4. Labrale inferius (Li): titik tengah di pinggir inferior dari bibir bawah.
  5. Soft tissue pogonion (Pog'): titik paling anterior dari kontur jaringan lunak dagu.
gambar analisis sefalometri

Bidang-bidang Sefalometrik:
  1. Frankfort horizontal: Po-Or
  2. Sella-nasion: S-N
  3. Facial: N-Pog
  4. Mandibular: Go-Me
  5. Ramus: diperoleh dari permukaan rata-rata dari permukaan inferior posterior ramus mandibula, melalui titik articulare (Ar)
gambar analisis sefalometri

Sudut-sudut Yang Menjelaskan Hubungan Skeletal:
  1. SN-Pog: hubungan posisi anteroposterior dari dagu terhadap garis yang melalui basis kranii anterior.
  2. SNA: hubungan posisi anteroposterior dari basis apikal maksila terhadap garis yang melalui basis kranii anterior.
  3. SNB: hubungan posisi anteroposterior dari basis apikal mandibula terhadap garis yang melalui basis kranii anterior.
  4. ANB: hubungan posisi anteroposterior dari maksila terhadap posisi anteroposterior dari mandibula. Maloklusi kelas II yang parah sering dihubungkan dengan nilai ANB yang besar.
  5. Sudut facial (N-Pog-FH): hubungan posisi anteroposterior dagu terhadap bidang Frankfort horizontal.
  6. FMA atau MP-FH: kemiringan sudut bidang mandibula terhadap bidang Frankfort horizontal.
  7. MP-SN: kemiringan sudut bidang mandibula terhadap bidang Frankfort horizontal.
gambar analisis sefalometri
gambar analisis sefalometri

Sudut dan Jarak Yang Menjelaskan Hubungan Dental (lihat tabel berikut)
gambar analisis sefalometri
gambar analisis sefalometrigambar analisis sefalometri


gambar analisis sefalometri



Apabila hasil pengukuran analisis sefalometri pasien telah didapatkan, maka kita perlu membandingkannya dengan nilai normal sesuai dengan usia dan jenis kelamin pasien. Ukuran normal analisis sefalometri berdasarkan usia dan jenis kelamin dapat Anda lihat di tabel-tabel berikut:
gambar analisis sefalometri

gambar analisis sefalometri
gambar analisis sefalometri
gambar analisis sefalometri
gambar analisis sefalometri

gambar analisis sefalometri

Source: Bishara, S.E. 2001. Textbook of Orthodontics. Pennsylvania: W.B. Saunders Comp.




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama