Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Kamis, 22 April 2010

Konsultasi Kesehatan 22 April 2010

Pertanyaan:
1. Bagaimana menghilangkan rasa sakit pada gigi berlubang? apa solusi nya? dan apakah lebih baik jika di cabut? atau di tambal? apa solusi nya?


Fithri Ca Ersifa, 18, Cianjur


2. Dok, bagaimana sih cara menghilangkan bau mulut?


Anton, 28, Medan

Jawaban:
1. Mbak Fithri,
Rasa sakit pada berlubang biasanya ada dua jenis, yang menetap (terus-menerus berdenyut) dan yang hilang timbul (apabila terkena rangsang suhu ataupun makanan minuman).

Biasanya yang paling sering dikeluhkan orang adalah sakit gigi yang menetap karena akan mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Untuk mengatasi sakit gigi tesebut ada beberapa cara:
Berkumur-kumur dengan air hangat
Apabila ada makanan yang masuk ke dalam lubang gigi, coba bersihkan dengan hati-hati menggunakan sikat gigi, benang gigi, tusuk gigi, atau dengan berkumur-kumur.
Bila terjadi pembengkakan, kompres pipi dengan menggunakan kompres dingin pada bagian luar pipi (20 menit dikompres, 20 menit dilepas). Jangan gunakan kompres panas.
Bila perlu, minumlah obat analgesik atau pengurang rasa sakit misalnya yang mengandung asam mefenamat, parasetamol, ataupun aspirin. Janganlah memasukkan obat tersebut ke dalam lubang gigi, karena obat seperti aspirin dapat menimbulkan iritasi terhadap jaringan gusi di sekitar gigi.

Untuk gigi berlubang, baik itu sakit ataupun tidak, alangkah baiknya untuk segera ditambal. Karena kerusakan gigi hampir tidak mungkin berhenti, melainkan dapat bertambah parah dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius nantinya.

Sedangkan untuk pilihan tambal atau cabut, hal ini tergantung dari kondisi giginya. Apabila jaringan gigi yang sehat masih cukup banyak maka dapat dilakukan penambalan. Namun, apabila kerusakan sudah sangat parah maka ada kemungkinan gigi tersebut akan dicabut.

Mudah-mudahan terjawab ya, salam.

2. Mas Anton,
Bau mulut sebenarnya dapat disebabkan oleh 2 hal, kebersihan mulut dan kondisi medis tertentu.

Beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan bau mulut diantaranya infeksi pada rongga mulut dan saluran pernafasan, penyakit hati, ginjal, diabetes, gastroesophageal reflux disease, proses ketoacidosis pada orang yang diet atau berpuasa, dan hiatal hernia. Bau mulut akibat kondisi medis ini perlu mendapat tindakan medis dari ahlinya.

Sedangkan apabila disebabkan oleh kurangnya kebersihan mulut, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan:
Rutin menyikat gigi dan flossing dengan baik dan benar.
Menggunakan sikat lidah.
Apabila menggunakan gigi tiruan, bersihkanlah gigi tiruan tersebut secara rutin.
Perbanyak minum air putih untuk menjaga rongga mulut tetap lembab.
Rutin mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali.
Kontrol kesehatan gigi setiap 6 bulan sekali.

Salam.




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

4 komentar:

  1. dokter saya mau tanya ada nga bau mulut akibat dari pencernaan yang kuang baik??pencernaan saya memang ga bagus,,saya jg sudah rutin membersihkan gigi tp msh bernafas kurang sedap!cara menanngulanginya gmn dok??makasih

    BalasHapus
  2. GigiSehatBadanSehat18 Oktober 2010 22.55

    @mutia:
    bisa saja. beberapa penyakit juga dapat menimbulkan bau mulut, diantaranya gangguan ginjal dan hati, diabetes, refluks asam lambung kronis, serta infeksi pada mulut, hidung, dan tenggorokan.

    untuk mengetahui penyebab bau mulut yg sebenarnya, pertama pastikan penyebab bau mulutnya bukan dari kondisi kesehatan di rongga mulut. untuk ini perlu pemeriksaan oleh dokter gigi.

    apabila dokter gigi tidak menemukan masalah di dalam rongga mulut yg dapat menimbulkan bau mulut, baru konsultasikan dengan dokter umum ataupun dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk melihat apakah ada penyakit lain seperti yg disebutkan di atas yang kemungkinan menimbulkan bau mulut.

    BalasHapus
  3. Dok, apakah saya bisa meminta sumber (referensi) dari buku atau jurnal yang menyebutkan tips-tips menjaga kesehatan gigi (seperti mengganti sikat gigi 3 bulan sekali, ...),Dok?
    Terima kasih banyak.

    BalasHapus
  4. GigiSehatBadanSehat2 Januari 2011 21.03

    @anonim: kami dan penerbit buku anak muda "Bukune" telah mengeluarkan buku Serba-Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Selain itu, ada lagi buku-buku sejenis yang bisa didapatkan di toko buku terdekat. : )

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama