Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Senin, 09 November 2009

Jawaban Pertanyaan Melalui Email (9 November 2009)

Pertanyaan: Selamat siang. Perkenalkan, nama saya diana, usia 32 tahun, saya mempunyai bayi saat ini berumur 5 bulan. Karena aktifitas bekerja sejak umur 2 bulan, produksi ASI saya menurun sehingga sejak itu pula si kecil minum susu formula. Awalnya saya beri susu E****** tapi kemudian setelah 2 bulan pemakaian di kepala bayi saya tumbuh bisul, awalnya kecil berwarna merah, stelah 2-3 hari membesar seperti jerawat dan berwarna putih seperti nanah. Kemudian susu saya ganti dengan N******* tapi tetep sama seperti itu. Apa yang harus saya lakukan? kenapa dengan bayi saya? terimakasih.
wassalam


Jawaban:

Bisul yang tumbuh itu bisa disebabkan oleh pemilihan susu formula yang tidak cocok. Hal ini bisa disebabkan oleh reaksi alergi atau non alergi. Reaksi alergi bisa disebabkan karena hipersensitivitas terhadap susu formula yang mengandung protein susu sapi (ada reaksi imun yang abnormal terhadap protein susu sapi). Reaksi non alergi berupa intoleransi akibat ketidakcocokan terhadap laktosa, gluten, zat warna, aroma, rasa atau jenis lemak tertentu.

Untuk melihat apakah penyebab reaksi alergi, bisa dilihat dari keluarganya, apakah punya reaksi alergi tertentu terhadap susu sapi, makanan lain, atau misalnya mereka punya penyakit asma

Apabila bukan disebabkan karena susu formula, kemungkinan akibat infeksi batuk, panas, atau pilek yang bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit. Kalau penyebabnya hal ini, bisa dikonsultasikan dengan dokter untuk pemberian resepnya.

Dalam pemilihan susu, bisa anda konsultasikan pada dokter spesialis alergi anak (bila disebabkan karena alergi), gastroenterologi anak, atau endokrinologi anak. Misalnya susu soya, susu hipoalergenik, susu yang tidak mengandung DHA. selain itu, pertimbangan harga. Sesuaikan pemilihan susu dengan kondisi ekonomi keluarga. Susu murah tidak berarti rendah kualitas, karena belum tentu, kalori, vitamin, dan mineralnya kurang baik. Perbedaan harga mungkin dipengaruhi oleh kandungan AA, DHA, dan sebagainya dalam susu formula.

Berganti-ganti susu tidak perlu dikhawatirkan selama tidak ada gangguan pada bayi. Amati resiko dan gejala, apabila tidak ada keluhan, teruskan pemakaian susu formula tersebut.

Saran saya Bu Diana, pemberian ASI kepada bayi (ekslusif 6 bulan, atau bisa dilanjutkan sampai 2 tahun) jauh lebih baik daripada susu formula. Bayi akan lebih sehat dan cerdas. Bila kesibukan anda amat mengganggu waktu pemberian, anda bisa memompanya(diperah) menggunakan suatu alat (misalnya pompa piston) dan menyimpannya. Bila dalam suhu ruangan, bisa bertahan 6 jam. Bila di kulkas bisa sampai 24 jam. Bila di freezer bisa sampai 3-4 bulan. ASI yang beku bisa tempatkan di atas wadah berisi air panas untuk mencairkannya.

Sedangkan mengenai produksi ASI yang menurun, sangat dipengaruhi oleh frekuensi pemberian ASI. Semakin jarang memberikan ASI, maka produksinya akan terus menurun. Jadi, kalau memang tidak sempat memberikan ASI karena bekerja, cobalah dengan cara yang sudah disebutkan di atas yaitu dengan dipompa dan disimpan. Lakukanlah sesering mungkin. Pada awalnya mungkin produksinya tidak akan mencukupi kebutuhan dari sang bayi, tapi lama-kelamaan apabila dilakukan secara teratur mudah-mudahan akan bertambah banyak.

Lalu, apabila Bu Diana tidak berada di rumah karena harus bekerja sebaiknya jangan berikan ASI simpanan kepada bayi dengan menggunakan botol susu karena bayi akan mengalami apa yang namanya "bingung puting". Bayi yang merasakan mudahnya menyusui melalui botol susu akan merasa malas apabila harus menyusui dari puting susu ibu.

Ok, mudah-mudahan terjawab dan sukses dengan ASI eksklusifnya!




Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

1 komentar:

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama