Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Rabu, 23 September 2009

Resesi Gusi dan Perawatannya

tooth recessionResesi gusi merupakan suatu kondisi dimana tepi gusi menurun ke arah akar gigi sehingga menyebabkan permukaan akar gigi menjadi terpapar atau terbuka. Resesi gusi selain dapat menyebabkan gangguan estetik apabila melibatkan gigi depan, dapat pula menimbulkan keluhan seperti gigi yang sensitif atau linu terhadap makanan dan minuman panas, dingin, ataupun manis.


Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan gusi menjadi resesi. Penyebab yang paling sering adalah trauma akibat penggunaan sikat gigi yang salah, baik kesalahan dalam pemilihan bulu sikat gigi maupun kesalahan dari metode yang digunakan untuk menyikat gigi (baca tentang penyikatan gigi). Penyebab lain adalah proses inflamasi atau peradangan akibat kurangnya kebersihan rongga mulut, dalam hal ini terjadi penumpukan plak dan karang gigi yang mengiritasi gusi.

Yang juga cukup sering menjadi penyebab resesi gusi adalah posisi gigi yang kurang baik. Posisi gigi yang miring ataupun terputar memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami resesi gusi. Kebiasaan buruk suka menggesekkan atau menggertakkan gigi juga dapat menyebabkan kondisi resesi gusi (baca tentang bruxism). Ada pula beberapa penelitian yang memperlihatkan bahwa tindik lidah ataupun bagian lain di dalam mulut berhubungan dengan kondisi resesi gusi yang parah (baca tentang tindik lidah).

Pencegahan resesi gusi:
  • Gunakan sikat gigi yang lembut.
  • Gunakan metode penyikatan gigi yang benar dan tepat.
  • Pembersihan rutin seperti scaling atau root planning untuk membersihkan karang gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
  • Konsultasikan dengan dokter gigi apabila memiliki kebiasaan menggesekkan atau menggertakkan gigi.
  • Hindari penindikan pada bagian dalam rongga mulut. Apabila tidak dapat dihindari, lakukan kontrol rutin kesehatan rongga mulut ke dokter gigi.

Ada beberapa perawatan yang mungkin dianjurkan dokter gigi Anda terhadap kondisi resesi gusi:tooth recession
  • Penggunaan bahan desensitizing seperti pasta gigi ataupun gel desensitizing.
  • Penutupan akar yang terbuka dengan bahan tambal.
  • Pencangkokan gusi apabila kondisi cukup parah.



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

12 komentar:

  1. makasi infonya....salam kenal yach...

    indah-jakarta

    BalasHapus
  2. Informasi yang bermanfaat tentang perawatan gusi, bagus postingnya

    thanks

    BalasHapus
  3. sikat yang lembut terkadang bisa berubah jadi kasar jika terlalu lama digunakan.Sebaiknya ganti sikat gigi bila sudah tidak nyaman lg digunakan.. min 1 bulan sekali..

    BalasHapus
  4. info yangbagus..
    terkadang orag kurang menyadari kl gusinya sudah menurun
    tks

    BalasHapus
  5. penting bgt buat dibaca
    makasih infonya

    BalasHapus
  6. bener bgt, yang sering menjadi penyebab resesi gusi adalah posisi gigi yang kurang baik. Posisi gigi yang miring ataupun terputar memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami resesi gusi.

    BalasHapus
  7. pencangkokan gusi itu seperti apa ya?
    bisa tlg dijelaskan
    tks

    BalasHapus
  8. biasanya kl gusi dah melorot gigi jadi sering ngilu...

    BalasHapus
  9. kl gusi yang menurun belum terlalu dalam, bagaimana penyembuhannya?

    BalasHapus
  10. apakah kawat gigi juga bisa memicu terjadinya resesi gusi?
    tks

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama