Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Sabtu, 25 April 2009

Bau Mulut

Bau mulut tentunya dapat mengganggu rasa percaya diri Anda, terutama ketika sedang bersosialisasi dengan orang lain. Apa penyebab dan bagaimana mengatasinya?


Pada banyak kasus, umumnya bau mulut dapat diatasi dengan menjaga kebersihan rongga mulut Anda. Namun, apabila perawatan sendiri tidak dapat mengatasi masalah ini mungkin Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui kondisi serius yang mungkin menjadi penyebabnya.

Berbagai penyebab bau mulut diantaranya adalah:
Makanan.
Partikel makanan yang tertinggal di sekitar gigi dapat menimbulkan bau mulut. Selain itu ada juga beberapa jenis makanan seperti bawang putih ataupun bawang bombay yang mengandung suatu minyak yang beraroma kuat. Ketika dicerna, minyak ini juga dapat masuk ke dalam peredaran darah lalu dibawa ke paru-paru sehingga dapat menimbulkan aroma bau pada nafas Anda.

Masalah gigi.
Kebersihan gigi yang buruk dan penyakit periodontal sangat memungkinkan untuk menyebabkan bau mulut. Selain itu, gigi tiruan yang tidak dijaga kebersihannya juga dapat menjadi penyebab kondisi ini.

Mulut kering.
Air ludah dapat membantu membersihkan dan menjaga kelembaban rongga mulut. Produksi air ludah yang berkurang memudahkan penumpukan bakteri dan sel-sel mati yang dapat menimbulkan bau mulut. Ketika tidur produksi air ludah juga berkurang. Hal inilah yang menyebabkan bau mulut ketika Anda bangun tidur. Selain itu, berkurangnya produksi air ludah juga bisa disebabkan oleh hal lain seperti merokok ataupun obat-obatan tertentu.

Penyakit tertentu.
Beberapa penyakit juga dapat menimbulkan bau mulut, diantaranya gangguan ginjal dan hati, diabetes, refluks asam lambung kronis, serta infeksi pada mulut, hidung, dan tenggorokan.

Merokok.
Selain menurunkan produksi air ludah, kebiasaan merokok juga dapat menimbulkan bau yang khas pada nafas Anda.

Puasa.
Proses ketoacidosis yang terjadi ketika berpuasa juga dapat menimbulkan bau mulut.


Ikutilah langkah-langkah berikut untuk mencegah bau mulut:
  • Menyikat gigi setelah makan.
  • Flossing minimal satu kali sehari.
  • Sikat permukaan lidah saat menyikat gigi.
  • Minum air yang cukup.
  • Ganti sikat gigi Anda rutin setiap 3 bulan sekali walaupun bulu sikat belum rusak.
  • Periksa gigi Anda secara rutin ke dokter gigi.

Yang juga perlu Anda perhatikan, yaitu penggunaan obat kumur ataupun permen penyegar nafas hanya bersifat sementara untuk menghilangkan bau mulut. Apabila penyebabnya tidak dihilangkan, bau yang tidak sedap tidak akan hilang dari nafas Anda.



Perhatian:
Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.



Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan.

Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.


Kembali ke halaman utama

16 komentar:

  1. kesehatan berawal dari hal kecil seperti menggosok gigi sebelum tidur.



    you can still connected with me when i'm offline
    http://seniorfriendsfinders.co.cc/alfach

    BalasHapus
  2. hal kecil..tapi manfaatnya besar yah... :)

    BalasHapus
  3. Salam

    penyakit periodontal itu seperti apa ya?
    dan flossing itu apa?

    Trims.

    BalasHapus
  4. GigiSehatBadanSehat3 Juli 2009 15.04

    penyakit periodontal itu misalnya radang gusi atau ginggivitis. ada juga periodontitis yaitu peradangan jaringan periodontal yang lebih dalam.

    kalo flossing itu adalah membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi. biasanya daerah sela-sela gigi ini sulit untuk dibersihkan dengan sikat gigi. oleh karena itu, harusnya flossing itu dilakukan rutin seperti menyikat gigi.

    BalasHapus
  5. Untuk sekedar tambahan (boleh kan bang), mengunyah permen karet bebas gula juga dapat mengurangi gejala bau mulut, karena dengan mengunyah permen karet dapat merangsang produksi saliva, terutama bagi yang memiliki saliva kental.

    BalasHapus
  6. GigiSehatBadanSehat24 Juli 2009 13.08

    @jaj: yup betul sekali, tips yang bagus dari jaj.
    saliva atau air liur juga mempunyai fungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut kita.

    BalasHapus
  7. wah bermanfaat sekali infonya, makasih yach :)
    saya sudah berlangganan di blog ini, jadi kalo ada artikel terbaru, pasti langsung masuk ke email saya, mudah2an sich admin blog ini juga mau berlangganan di blog saya hehehhe

    BalasHapus
  8. hai, sy bingung knp sjak kcil ampe karang sy tetap saja bau nulut, sy udah k dokter gigi tp jwbannya tdk tahu jg, jd sy mesti k dokter mana ya ?

    BalasHapus
  9. GigiSehatBadanSehat20 Oktober 2009 16.12

    @gucci:
    maksudnya ada karang giginya? sudah dibersihkan belum karang giginya?
    karang gigi yang tidak dibersihkan dapat mempermudah penumpukan plak yang ikut berperan dalam menyebabkan bau mulut.

    saran kami, coba kunjungi dokter gigi spesialis periodonsia untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

    BalasHapus
  10. saya ingin perawatan radang gusi, saya minta alamat dokter gigi sp. jaringan pendukung gigi yang ada di Jawa Tengah (area yogya & Solo), soalnya di kotaku tidak ada.tks.

    BalasHapus
  11. GigiSehatBadanSehat16 November 2009 21.30

    @anonim:
    wah, mohon maaf. kalo daftar alamat dokter gigi spesialis kami tidak punya. mungkin bisa langsung saja ke fakultas kedokteran gigi ugm, di sana pasti ada dokter gigi spesialis.

    BalasHapus
  12. kalau gigi berlubang itu jadi pengeruh juga kan ya?
    cuman, giginya ga bisa ditambal lagi, soalnya udah pecah2 :(

    jadi harus diapakan gigi saia? dicabut.. gigi geraham soalnya
    udah 1 geraham saia yang dicabut..
    hiks hiks..

    BalasHapus
  13. artikel yang bagus sekali, makasih banget
    kalo mungkin bisa nanya, kira2 pasta gigi apa yang bagus ?

    Regards,

    Ghustie Samosir
    www.hanyainfo.blogspot.com

    Khusus Dewasa Klik Disini atau Disini

    BalasHapus
  14. GigiSehatBadanSehat2 Juni 2010 10.02

    @ghustie:
    hmm...asal ada fluoridenya pasta gigi sudah dapat dikatakan bagus...dan untungnya sekarang hampir semua pasta gigi mengandung fluoride.

    ada beberapa pasta gigi yang juga mengandung zat tambahan untuk fungsi tertentu, misal pasta gigi antitartar, utk gigi sensitif, dll. tinggal dipilih saja sesuai kebutuhan...

    saya pribadi tadinya suka memakai pasta gigi yang mengandung triclosan, karena juga memiliki daya antibakteri..sehingga mulut terasa lebih segar. namun, karena kurang cocok ama kulit, jadinya kulit di sekitar bibir iritasi...akhirnya skrg saya malahh memakai pasta gigi anak yang formulanya lebih lembut...

    jadi, tergantung kebutuhan kita masing2 yach...:)

    BalasHapus

Punya komentar atau pertanyaan tentang artikel di atas, tentang blog ini, atau tentang kesehatan? Silahkan isi di kotak komentar berikut:

Artikel Pada Kategori Yang Sama