Dapatkan buku kami "Serba-Serbi Kesehatan Gigi & Mulut" di toko buku terdekat. Diterbitkan oleh penerbit buku anak muda Bukune. Selengkapnya: Buku: SERBA SERBI KESEHATAN GIGI & MULUT

Kamis, 13 Juni 2013

Penyakit Yang Berisiko Meningkatkan Kadar Kolesterol

cholesterolTingginya kadar kolesterol dalam tubuh seseorang memang paling utama disebabkan oleh faktor genetik dan pola makan yang tidak sehat. Ternyata, ada beberapa kondisi kesehatan yang juga memengaruhi kadar kolesterol ini. Apa saja?


Kebanyakan orang memiliki kadar kolesterol dalam darah yang tinggi akibat faktor gaya hidup. Seperti diantaranya pola makan yang kurang baik, kurang berolahraga, ataupun faktor keturunan. Namun, beberapa penyakit diketahui dapat memengaruhi metabolisme tubuh kita yang dapat berdampak kepada meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh.

Beberapa penyakit tersebut adalah:
1. Diabetes (produksi hormon insulin yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh)
2. Obesitas atau kelebihan berat badan
3. Penyakit ginjal
4. Cushing’ s syndrome (produksi hormon yang berlebihan)
5. Hypothyroidism (bentuk lain lagi dari ketidakseimbangan hormon)
6. Penyakit hati seperti cirrhosis dan
nonalcoholic steatohepatitis
7. Pecandu alkohol

Untuk melakukan perawatan terhadap penderita kolesterol tinggi, kita tidak bisa melihat pada faktor penyebab utamanya saja, tapi kita juga perlu memantau apakah ada kelainan metabolisme yang mungkin berhubungan.

Masalah kesehatan yang disebutkan di atas, erat kaitannya dengan proses metabolisme kolesterol dan trigliserida di dalam tubuh. Bila memiliki salah satu dari kondisi tersebut, maka orang tersebut harus tahu bahwa dirinya berisiko tinggi untuk memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Dia perlu lebih berkomitmen terhadap pola makan dan kebiasaan berolahraga.

Selain itu, dia juga perlu melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara rutin agar dapat terus memantau perkembangan kesehatannya. Bila perlu, dokter akan meresepkan obat penurun kolesterol untuk memberikan perlindungan yang lebih baik dari risiko penyakit jantung nantinya.


Everyday Health: Health Problems That Raise Cholesterol Levels
Pic: http:// ucce. ucdavis. edu


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Penyakit Yang Berisiko Meningkatkan Kadar Kolesterol”  »»

Rabu, 05 Juni 2013

Ini Dia Solusi Diare Akibat Penggunaan Antibiotik

probiotic
Diare merupakan efek samping yang umum terjadi pada penggunaan antibiotik. Antibiotik akan mengganggu populasi bakteri baik yang ada di dalam saluran pencernaan, sehingga menyebabkan bakteri jahat Clostridium difficile dapat melakukan aksinya.

Infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri C. difficile dapat mengakibatkan diare dan hilangnya cairan tubuh yang cukup parah. Kondisi infeksi ini diakibatkan oleh ketidak seimbangan populasi antara bakteri baik dan jahat yang ada di dalam saluran pencernaan.

Ilmuwan berhasil menemukan solusi untuk hal ini yaitu dengan menggunakan probiotik. Probiotik sendiri merupakan suplemen makanan yang mengandung organisme yang dapat menjaga keseimbangan populasi bakteri di dalam tubuh.

Dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan McMaster University diketahui bahwa probiotik aman dan efektif untuk mencegah diare akibat infeksi C. difficile, khususnya bagi pasien usia lanjut yang rentan untuk mengalami infeksi ini.

Namun, peneliti masih harus meneliti lebih lanjut lagi jenis probiotik apa dan berapa dosis yang paling pas untuk memperoleh hasil yang terbaik.


CBC News: Probiotics may ease antibiotic side-effects


Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “Ini Dia Solusi Diare Akibat Penggunaan Antibiotik”  »»

Kamis, 30 Mei 2013

3 Cara Sehat Untuk Melampiaskan Kemarahan

Melampiaskan kemarahan tidak selamanya merupakan perilaku yang buruk. Bahkan sebuah penelitian di Jerman menyatakan bahwa dengan melampiaskan kemarahan, kita akan dapat menurunkan risiko beberapa penyakit mematikan.

Menurut penelitian tersebut, memendam amarah akan meningkatkan produksi hormon stres yaitu kortisol yang akan meningkatkan risiko serangan jantung, kanker, dan tekanan darah tinggi sampai 31%.

Deborah Cox, PhD., penulis The Anger Advantage, mengatakan bahwa ada cara yang lebih sehat untuk melampiaskan kemarahan yang dapat diterapkan oleh semua orang.

1. Gunakan kata-kata
Menerjemahkan rasa marah ke dalam suatu perkataan dan membagikannya kepada orang yang kita percaya merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental kita.

Anda juga dapat mengatakan kepada orang yang membuat Anda marah seperti ini, "Saya merasa marah ketika kamu menertawakan masalah yang saya alami sekarang," lalu pergilah dari situ.

2. Ubahlah dalam bentuk tulisan
Menulis catatan kecil merupakan cara yang bagus bagi suatu pasangan supaya pasangannya mengetahui rasa marah yang sedang dialami. Terutama bagi mereka yang tidak bisa mengungkapkan rasa marah lewat kata-kata tanpa melalui suatu pertengkaran.

Suatu penelitian juga mengatakan bahwa dengan kita menuangkan suatu kejadian yang memancing emosi ke dalam suatu tulisan maka kita akan dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita dan mengurangi beban stres yang kita alami.

3. Pukul sesuatu, bukan seseorang
Memukul ataupun membentak bantal tidur Anda dapat membantu Anda untuk mengendalikan emosi daripada Anda melakukannya langsung kepada orang yang membuat Anda marah.

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan berjalan kaki. Berjalan kaki rutin setiap hari terbukti dapat meredakan rasa marah dan menurunkan tekanan diastol Anda.


Prevention: 3 Healthy Ways To Express Anger



Perhatian: Dibebaskan menyalin sebagian ataupun keseluruhan isi blog ini demi kepentingan pendidikan kesehatan bagi masyarakat umum dengan ketentuan mencantumkan alamat link blog ini sebagai sumbernya.
Apabila Anda ingin berlangganan berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat, daftarkanlah alamat email Anda dengan meng-klik kata berlangganan: Berlangganan. Berita terbaru dari Gigi Sehat Badan Sehat akan langsung dikirimkan ke email Anda.
Kembali ke halaman utama

Lanjut membaca: “3 Cara Sehat Untuk Melampiaskan Kemarahan”  »»